Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘keren’

*wawancara dilakukan sudah sgt lama, mungkin sekitar Mei 2008, tidak ada penyesuaian tulisan atau revisi apa-apa dgn kondisi terbaru, cm pgn menyelamatkan naskah ke blog, 😀 *

Saat Anda menyantap makanan di restoran, pernahkah terpikir bagaimana jika makanan itu tidak habis? Apa yang dilakukan si pemilik? Membuangnya, memakannya hingga habis, membaginya pada para karyawan?

Martin Sunu (29), pemilik serta pengelola Bebek Ginyo, punya cara brilian mengatasinya. “Bebek itu diancurin untuk dibuat pepes,” katanya sambil tertawa. Melihat kerut di kening saya, Martin tergesa meralat. “Tapi jangan langsung berasumsi bebek kemarin itu basi atau udah ngga enak yah, bebeknya masih sangat layak untuk dikonsumsi,” tambah lajang kelahiran 8 Maret 1979 ini.

Awalnya, Martin memang hanya memanfaatkan bebek yang tidak terolah. Namun, siapa nyana, jika menu yang digemari keluarganya ini, saat coba-coba dijadikan salah satu menu dalam list bebek ginyo ini, malah disambut baik pelanggan.

“Memang awalnya cuma memanfaatkan bebek yang tersisa atau bebek yang hancur, tapi sekarang, banyaknya pelanggan yang datang kesini justru nyari pepes,” kata Martin. Demi kebutuhan itulah, justru sekarang, Martin banyak “menghancur-hancurkan” bebek. “Ya karena banyak yang nyari, jadi sekarang sengaja diancurin,” tandasnya. (lebih…)

Read Full Post »

Di salah satu siang di kota Lembang. Wien Muldian (36) dan teman-temannya dari Forum Indonesia Membaca (FIM) berniat mengadakan acara anak di perpustakaan komunitas di sana. Dan sebuah kebetulan, saat Wien bertandang ke rumah seorang warga, ada seorang Ibu lainnya yang pada saat yang sama sedang berada di tempat yang sama. Segera Wien pun menyapa dan mengajak si Ibu untuk berpartisipasi dalam acara anak yang akan mereka selenggarakan.

“Oh, kalau ikut harga bukunya berapa?” hanya itu sepotong tanya polos dari seorang Ibu di Kota Lembang yang kemudian membekas lama di benak Wien. (lebih…)

Read Full Post »

Jilbab putihnya yang melewati pinggul melambai diterpa angin siang Pamulang, ia mengenakan gamis hijau daun dan menyandang tas selempang. Langkahnya mantap. Sesekali dua bola matanya yang bulat mengitari jalanan, berharap ada sampah yang bisa ia ais untuk dikumpulkan.

Sekilas, tak ada seorang pun yang akan menyangka jika gadis mungil bernama lengkap Ming Ming Sari Nuryanti dengan gamis dan jilbab panjangnya ini adalah seorang pemulung. Pakaiannya bersih, aura terpelajar terpancar dari tubuhnya, senyumnya manis dan ia sangat ramah. (lebih…)

Read Full Post »

Mendengar nama kepiting, yang akan terlintas di benak saya adalah seekor binatang air yang memiliki capit tajam dan ‘seram’. Tak pernah terlintas sedikitpun bagi saya untuk menggemari olahan dari hewan yang belum lama ini dihalalkan MUI ini.

Namun, malam ini, di hadapan saya tersaji seekor kepiting di atas sebuah piring. Mas Ai, panggilan akrab untuk Arif Fadillah (33), pemilik kedai kepiting ini meminta saya menyicip makanan yang dibuatnya. Dan, ya, saat saya colek, kepiting saos asam manis ini memang boleh juga! selain bumbu yang asam-manisnya yang mengena, daging kepiting yang berhasil saya korek dari ‘rumah’nya pun sangat gurih! (lebih…)

Read Full Post »

Iseng. Hanya satu kata itu yang terbesit dalam benak Ollie saat memulai bisnisnya kutukutubuku.com. karena pada saat yang bersamaan ia juga sedang bekerja sebagai sebagai IT Consultant di sebuah perusahaan. Ia dan seorang temannya mengaku berselingkuh dari perusahaan untuk memuaskan hobby mereka akan buku.

“Soalnya pada suka buku dan kali-kali aja kalo buka toko buku bisa baca buku gratis, dan emang bener sih, banyak penerbit yang ngasih gratisan,” kata pemilik nama lengkap Aulia Halimatussadiah. (lebih…)

Read Full Post »

Siapa yang tidak mengenal batik, corak tradisional Indonesia yang dulu hanya nge-trend di fashion saja. Kini batik tidak hanya dijadikan sebagai pakaian yang manis, akan tetapi juga sebagai sentuhan pada berbagai jenis handicraft maupun perkakas household lainnya. lihat saja, mall-mall besar sekarang memberikan porsi yang lebih besar pada batik. Sebut saja Pasaraya Grande Blok M yang menyediakan satu lantai penuh untuk aneka jenis batik di lantai 4. (lebih…)

Read Full Post »